• BLENDER, SOFTWARE PENGOLAH 3 DIMENSI

    Blender memiliki beberapa fitur yang menakjubkan. Fitur-fitur tersebut antara lain

  • Inkscape, Software Grafis Luar Biasa

  • Krita, Berkarya Sepuasnya

  • Gimp, Software Pengolah Gambar Bitmap

  • Latest

    Wednesday, June 22, 2016

    Pada postingan kali ini akan saya sampaikan pengalaman saya ketika menggunakan perangkat lunak Inkscape. Saya sedikit lupa kenapa dulu sempat menggunakan software inkscape ini. Tapi kalau coba diingat-ingat, dahulu karena saya mencoba untuk mencari software yang gratisan yang dapat digunakan dengan bebas. Saya mencoba mencari alternatif-alternatif software yang ada dengan software-software yang baru. Biasanya saya menulis di search engine kata kunci yang berbunyi "alternative to ...." he he. Kemudian akan muncul beberapa alternative dari software yang kita jadikan acuan.

    Kesan pertama kali ketika saya menggunakan software inkscape adalah merasa kesusahan dan harus beradaptasi dengan interface dan tools yang berbeda dengan software yang sebelumnya telah saya gunakan. Hal ini menuntut saya untuk selalu meningkatkan semangat untuk belajar software inkscape ini. Saya mencoba mencari beberapa tutorial di internet. Hasil pencarian kurang begitu memuaskan, dan hanya sedikit pembahasan tentang inkscape yang saya dapatkan. Tidak sebanyak software lain seperti C*r*lDRAW.

    Namun demikian, semangat saya untuk belajar software ini masih tetap ada. Saya belajar sedikit-demi sedikit tentang inkscape. Momen yang sangat efektif untuk belajar adalah ketika mendapatkan amanah membuat suatu desain, semisal poster, spanduk, dan lain sebagainya dari kepanitiaan atau organisasi yang saya ikuti. Saya memaksakan diri untuk membuat desain-desain tersebut menggunakan inkscape. Hal ini membuat saya terbiasa untuk menggunakan software open source ini.


    Sumber gambar: https://inkscape.org/en/~theeagleowl/%E2%98%85hamburger

    Sebelum mengenal inkscape, saya sudah terbiasa menggunakan software C*r*lDRAW. Namun sekarang ini saya sudah hampir lupa cara penggunaan software tersebut. Mungkin hal ini karena saya sudah sangat jarang sekali menggunakan software C*r*lDRAW tersebut.

    Menurut saya, yang membuat seseorang mahir membuat suatu karya itu tidak terletak pada software yang ia gunakan. Namun terletak pada keahlian seseorang tersebut dalam menggunakan software yang ia gunakan.

    Jadi kesimpulan dari uraian di atas adalah jika kita ingin bisa dan mahir menggunakan software tertentu, kita harus terus membiasakan diri untuk menggunakannya. Walaupun belum bisa pada awalnya, namun dengan terus memaksa diri dan belajar secara bertahap dapat membuat diri kita terbiasa menggunakan software inkscape ini.
    pengalaman inkscape

    Pengalaman Menggunakan Inkscape

    Dasi Kreatif  |  at  12:51 AM

    Pada postingan kali ini akan saya sampaikan pengalaman saya ketika menggunakan perangkat lunak Inkscape. Saya sedikit lupa kenapa dulu sempat menggunakan software inkscape ini. Tapi kalau coba diingat-ingat, dahulu karena saya mencoba untuk mencari software yang gratisan yang dapat digunakan dengan bebas. Saya mencoba mencari alternatif-alternatif software yang ada dengan software-software yang baru. Biasanya saya menulis di search engine kata kunci yang berbunyi "alternative to ...." he he. Kemudian akan muncul beberapa alternative dari software yang kita jadikan acuan.

    Kesan pertama kali ketika saya menggunakan software inkscape adalah merasa kesusahan dan harus beradaptasi dengan interface dan tools yang berbeda dengan software yang sebelumnya telah saya gunakan. Hal ini menuntut saya untuk selalu meningkatkan semangat untuk belajar software inkscape ini. Saya mencoba mencari beberapa tutorial di internet. Hasil pencarian kurang begitu memuaskan, dan hanya sedikit pembahasan tentang inkscape yang saya dapatkan. Tidak sebanyak software lain seperti C*r*lDRAW.

    Namun demikian, semangat saya untuk belajar software ini masih tetap ada. Saya belajar sedikit-demi sedikit tentang inkscape. Momen yang sangat efektif untuk belajar adalah ketika mendapatkan amanah membuat suatu desain, semisal poster, spanduk, dan lain sebagainya dari kepanitiaan atau organisasi yang saya ikuti. Saya memaksakan diri untuk membuat desain-desain tersebut menggunakan inkscape. Hal ini membuat saya terbiasa untuk menggunakan software open source ini.


    Sumber gambar: https://inkscape.org/en/~theeagleowl/%E2%98%85hamburger

    Sebelum mengenal inkscape, saya sudah terbiasa menggunakan software C*r*lDRAW. Namun sekarang ini saya sudah hampir lupa cara penggunaan software tersebut. Mungkin hal ini karena saya sudah sangat jarang sekali menggunakan software C*r*lDRAW tersebut.

    Menurut saya, yang membuat seseorang mahir membuat suatu karya itu tidak terletak pada software yang ia gunakan. Namun terletak pada keahlian seseorang tersebut dalam menggunakan software yang ia gunakan.

    Jadi kesimpulan dari uraian di atas adalah jika kita ingin bisa dan mahir menggunakan software tertentu, kita harus terus membiasakan diri untuk menggunakannya. Walaupun belum bisa pada awalnya, namun dengan terus memaksa diri dan belajar secara bertahap dapat membuat diri kita terbiasa menggunakan software inkscape ini.

    Sunday, June 19, 2016

    Salah satu fungsi yang dimiliki oleh setiap software-software video editing adalah menyisipkan bahan-bahan yang akan disunting/edit menggunakan software-software tersebut yang biasa disebut dengan import. Fungsi import juga dimiliki oleh Blender. Beberapa file yang dapat diimport antara lain gambar, suara, maupun video.

    Blender memiliki beberapa cara untuk melakukan fungsi import. Cara-cara tersebut antara lain adalah dengan menekan kombinasi antara tombol Shift+A. Cara berikutnya adalah dengan klik pada menubar Add, kemudian pilih salah satu dari beberapa pilihan yang akan ditambahkan.


    Setelah terdapat bahan-bahan pada timeline baik itu berupa gambar, teks, audio, maupun video maka langkah berikutnya adalah memulai proses editing. Beberapa hal yang akan dibahas pada tutorial kali ini adalah cara untuk menggeser strip (bahan editing) dan memotong strip (kalau di software lain strip dinamakan clip). Cara untuk menggeser strip adalah menyeleksi strip terlebih dahulu dengan cara klik kanan pada strip yang akan diseleksi (untuk menyeleksi strip lebih dari satu gunakan tombol shift pada keyboard). Kemudian tahan klik kanan lalu geser. Cara lain adalah dengan cara seleksi terlebih dahulu strip, kemudian tekan tombol G pada keyboard dan geser strip tersebut.

    Sedangkan cara untuk memotong strip pada software Blender tidaklah sulit. Caranya adalah dengan cara arahkan playhead (garis hijau) pada frame yang akan dipotong. Kemudian klik menubar Strip lalu pilih Cut (soft) at frame untuk memotong strip tersebut atau dengan cara mudah tekan tombol K pada keyboard untuk memotong strip.

    video editing

    Editing Video Blender #3 | Import, Move, dan Cut Strip

    Dasi Kreatif  |  at  8:53 AM

    Salah satu fungsi yang dimiliki oleh setiap software-software video editing adalah menyisipkan bahan-bahan yang akan disunting/edit menggunakan software-software tersebut yang biasa disebut dengan import. Fungsi import juga dimiliki oleh Blender. Beberapa file yang dapat diimport antara lain gambar, suara, maupun video.

    Blender memiliki beberapa cara untuk melakukan fungsi import. Cara-cara tersebut antara lain adalah dengan menekan kombinasi antara tombol Shift+A. Cara berikutnya adalah dengan klik pada menubar Add, kemudian pilih salah satu dari beberapa pilihan yang akan ditambahkan.


    Setelah terdapat bahan-bahan pada timeline baik itu berupa gambar, teks, audio, maupun video maka langkah berikutnya adalah memulai proses editing. Beberapa hal yang akan dibahas pada tutorial kali ini adalah cara untuk menggeser strip (bahan editing) dan memotong strip (kalau di software lain strip dinamakan clip). Cara untuk menggeser strip adalah menyeleksi strip terlebih dahulu dengan cara klik kanan pada strip yang akan diseleksi (untuk menyeleksi strip lebih dari satu gunakan tombol shift pada keyboard). Kemudian tahan klik kanan lalu geser. Cara lain adalah dengan cara seleksi terlebih dahulu strip, kemudian tekan tombol G pada keyboard dan geser strip tersebut.

    Sedangkan cara untuk memotong strip pada software Blender tidaklah sulit. Caranya adalah dengan cara arahkan playhead (garis hijau) pada frame yang akan dipotong. Kemudian klik menubar Strip lalu pilih Cut (soft) at frame untuk memotong strip tersebut atau dengan cara mudah tekan tombol K pada keyboard untuk memotong strip.

    Saturday, June 18, 2016

    Pada tutorial sebelumnya kita telah membahas tentang gambar umum mengenai editing video menggunakan aplikasi Blender. Sebelum melangkah lebih jauh mengenai editing video menggunakan Blender, pastikan bahwa tampilan Blender yang kita gunakan telah berubah menjadi tampilan Video Editing. Cara untuk merubah tampilan dapat dilihat pada tutorial sebelumnya.

    Pada postingan kali ini adalah membahas tentang pengaturan project profile pada editing video Blender. Seperti halnya software editing video lain, Blender memiliki project profile untuk bekerja menyunting video. Akan tetapi terdapat beberapa perbedaan bila dibandingkan dengan software editing pada umumnya. Hal ini tidak menjadi masalah bagi kita, hal yang terpenting adalah membiasakan diri menggunakan software Blender ini.

    Untuk memulai mengatur profile adalah dengan cara menampilkan window Properties terlebih dahulu. Cara untuk menampilkan window Properties adalah klik pada icon Current Editor Type for This Area yang terletak pada tampilan sebelah kiri preview, kemudian pilih Properties. Maka akan muncul tampilan properties.


    Terdapat beberapa hal yang perlu kita atur dalam window properties ini. Hal-hal tersebut antara lain pada bagian Dimensions yaitu Render Presets. Jika diartikan secara bebas, maka Render presets adalah semacam resolusi dari hasil eksport dari project yang kita buat. Selain itu, render preset juga sebagai area kerja saat saat kita sedang beroperasi menggunakan aplikasi blender. Secara default ukuran dari render preset adalah 1920 x 1080 px yang biasa disebut dengan Full HD. Untuk merubah render preset dapat dengan cara klik pada tulisan render presets, kemudian pilih beberapa preset yang ada misalnya HDTV 720p. Selain itu, kita perlu mengatur frame rate atau biasa disebut dengan FPS (frame rate per second).


    Demikian penjelasan singkat tentang cara mengatur project profile pada video editing menggunakan aplikasi Blender.
    video editing

    Editing Video Blender #2 | Pengaturan Project Profile

    Dasi Kreatif  |  at  9:13 AM

    Pada tutorial sebelumnya kita telah membahas tentang gambar umum mengenai editing video menggunakan aplikasi Blender. Sebelum melangkah lebih jauh mengenai editing video menggunakan Blender, pastikan bahwa tampilan Blender yang kita gunakan telah berubah menjadi tampilan Video Editing. Cara untuk merubah tampilan dapat dilihat pada tutorial sebelumnya.

    Pada postingan kali ini adalah membahas tentang pengaturan project profile pada editing video Blender. Seperti halnya software editing video lain, Blender memiliki project profile untuk bekerja menyunting video. Akan tetapi terdapat beberapa perbedaan bila dibandingkan dengan software editing pada umumnya. Hal ini tidak menjadi masalah bagi kita, hal yang terpenting adalah membiasakan diri menggunakan software Blender ini.

    Untuk memulai mengatur profile adalah dengan cara menampilkan window Properties terlebih dahulu. Cara untuk menampilkan window Properties adalah klik pada icon Current Editor Type for This Area yang terletak pada tampilan sebelah kiri preview, kemudian pilih Properties. Maka akan muncul tampilan properties.


    Terdapat beberapa hal yang perlu kita atur dalam window properties ini. Hal-hal tersebut antara lain pada bagian Dimensions yaitu Render Presets. Jika diartikan secara bebas, maka Render presets adalah semacam resolusi dari hasil eksport dari project yang kita buat. Selain itu, render preset juga sebagai area kerja saat saat kita sedang beroperasi menggunakan aplikasi blender. Secara default ukuran dari render preset adalah 1920 x 1080 px yang biasa disebut dengan Full HD. Untuk merubah render preset dapat dengan cara klik pada tulisan render presets, kemudian pilih beberapa preset yang ada misalnya HDTV 720p. Selain itu, kita perlu mengatur frame rate atau biasa disebut dengan FPS (frame rate per second).


    Demikian penjelasan singkat tentang cara mengatur project profile pada video editing menggunakan aplikasi Blender.

    Thursday, June 16, 2016

    Alhamdulillah, setelah sekian lama "tertidur" dari dunia blog hati ini kembali terketuk untuk menulis kembali artikel dan menyebarkan ilmu yang penulis miliki. Terdapat beberapa hal yang membuat penulis "tertidur" lama dari dunia blog, diantaranya adalah malas, sibuk urusan lain, kurang motivasi, dan lain sebagainya. Tentu saja hal ini kurang menyenangkan bagi pengunjung site freedanaku.com. oleh sebab itu, kami mohon maaf sebelumnya.

    Materi yang akan kita bahas pada tulisan kali ini adalah tentang editing video dengan menggunakan aplikasi Blender. Hah? emang bisa yang edit video pake Blender? Jawabanya adalah.... Tentu saja bisa. Hal ini dapa kita lihat juga dari nama aplikasinya sendiri, yaitu Blender. Bisa dikatakan bahwa, dinamakan Blender karena aplikasi ini dapat melakukan berbagai macam fungsi sebagai mana alat dapur Blender yang dapat menjadikan berbagai macam buah menjadi jus buah yang enak sekali, he he. Dengan hal ini, kita dapat dipermudah dalam melakukan berbagai macam kegiatan dalam proses produksi animasi maupun video karena tidak perlu repot-repot pindah software.

    Berikut ini merupakan langkah-langkah yang perlu kita lakukan untuk melakukan fungsi editing video dengan menggunakan aplikasi Blender.
    1. Hal pertama yang kita lakukan adalah membuka aplikasi Blender.
    2. Kemudian kita cari pilihan layout (Choose Screen Layout) yang terletak pada samping kanan menu bar aplikasi Blender.
    video editing blender

    3. Setelah itu klik icon Choose Screen Layout, kemudian pilih Video Editing. Maka tampilan dari Blender akan berubah mirip seperti software editing video.
    4. Pada tampilan inilah kita akan bekerja untuk mengedit video yang kita miliki.
    video editing blender ui


    Tutorial kali ini sampai disini dulu ya, nanti insyaAllah kita akan lanjut pada tutorial-tutorial tentang cara penggunaan editing video pada aplikasi Blender ini. Tutorial-tutorial tersebut meliputi cara import video maupun gambar, memotong dan menggeser video, dan masih banyak lagi. Mohon untuk sabar menunggu dan selalu do'akan agar site freedanaku.com dapat memberikan ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat luas terkait free multimedia software serta do'akan agar site freedanaku.com dapat selalu bertahan sampai hari kiamat nanti ya, Aamiin.
    video editing

    Editing Video Blender #1 | Mengubah Tampilan Ke Video Editing

    Dasi Kreatif  |  at  7:07 PM

    Alhamdulillah, setelah sekian lama "tertidur" dari dunia blog hati ini kembali terketuk untuk menulis kembali artikel dan menyebarkan ilmu yang penulis miliki. Terdapat beberapa hal yang membuat penulis "tertidur" lama dari dunia blog, diantaranya adalah malas, sibuk urusan lain, kurang motivasi, dan lain sebagainya. Tentu saja hal ini kurang menyenangkan bagi pengunjung site freedanaku.com. oleh sebab itu, kami mohon maaf sebelumnya.

    Materi yang akan kita bahas pada tulisan kali ini adalah tentang editing video dengan menggunakan aplikasi Blender. Hah? emang bisa yang edit video pake Blender? Jawabanya adalah.... Tentu saja bisa. Hal ini dapa kita lihat juga dari nama aplikasinya sendiri, yaitu Blender. Bisa dikatakan bahwa, dinamakan Blender karena aplikasi ini dapat melakukan berbagai macam fungsi sebagai mana alat dapur Blender yang dapat menjadikan berbagai macam buah menjadi jus buah yang enak sekali, he he. Dengan hal ini, kita dapat dipermudah dalam melakukan berbagai macam kegiatan dalam proses produksi animasi maupun video karena tidak perlu repot-repot pindah software.

    Berikut ini merupakan langkah-langkah yang perlu kita lakukan untuk melakukan fungsi editing video dengan menggunakan aplikasi Blender.
    1. Hal pertama yang kita lakukan adalah membuka aplikasi Blender.
    2. Kemudian kita cari pilihan layout (Choose Screen Layout) yang terletak pada samping kanan menu bar aplikasi Blender.
    video editing blender

    3. Setelah itu klik icon Choose Screen Layout, kemudian pilih Video Editing. Maka tampilan dari Blender akan berubah mirip seperti software editing video.
    4. Pada tampilan inilah kita akan bekerja untuk mengedit video yang kita miliki.
    video editing blender ui


    Tutorial kali ini sampai disini dulu ya, nanti insyaAllah kita akan lanjut pada tutorial-tutorial tentang cara penggunaan editing video pada aplikasi Blender ini. Tutorial-tutorial tersebut meliputi cara import video maupun gambar, memotong dan menggeser video, dan masih banyak lagi. Mohon untuk sabar menunggu dan selalu do'akan agar site freedanaku.com dapat memberikan ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat luas terkait free multimedia software serta do'akan agar site freedanaku.com dapat selalu bertahan sampai hari kiamat nanti ya, Aamiin.

    Thursday, March 31, 2016

    Pengertian Storyboard
    Storybaord aplikasi merupakan gambaran atau visualisasi dari aplikasi yang akan dibangun. Hal ini diharapkan dapat mempermudah dalam proses pembuatan aplikasi karena dapat melihat acuan aplikasi melalui storyboard. Storyboard biasanya digunakan dalam pembuatan animasi, film, game, maupun media interaktif.

    Storyboard sangat penting dalam proses pembuatan aplikasi multimedia. Hal ini dikarenakan banyak manfaat dan keuntungan yang didapat ketika kita membuat storyboard. Salah satu keuntungannya adalah dapat melihat gambaran dari aplikasi yang akan dibuat. Selain itu kita juga dapat ditntun oleh storyboard dalam membuat aplikasi sehingga tidak perlu susah payah mendesain tampilan.

    Berikut merupakan contoh dari storyboard dari aplikasi game edukatif berbasis android:

    Tampilan Intro


    SFX: splash screen
    BgSound: Musik anak-anak
    Durasi: 5 detik
    Animasi: Logo bergerak-gerak, hewan-hewan menyapa

    Ket:
    Intro bertujuan untuk memberikan kesan takjub user saat pertama kali membuka game ini, selain itu bertujuan untuk memperkenalkan perusahaan pembuat game dan sponsornya.

    Tampilan Main Menu

    SFX: suara binatang-binatang
    BgSound: suasana hutan

    Animasi: rumput bergoyang, daun pohon tertiup angin, hewan bergerak-gerak

    Ket:
    Di menu utama ini terdapat 2 tombol utama, tombol sebelah kiri adalah materi, dan tombol yang kanan adalah permainan, sedangkan tombol kecil-kecil yang berada di pojok kanan bawah adalah tombol tambahan, seperi keluar, suara, dan setting.

    Tampilan Kategori Materi



    SFX: splash
    BgSound: aliran sungai di hutan

    Animasi: sinar matahari yang bergerak

    Ket:
    Tampilan ini merupakan tampilan ketika tombol materi yang ada di menu utama di klik, user akan disuguhi 3 macam materi, yaitu hewan darat, air, dan udara.

    Tampilan Materi Hewan Darat




    SFX: tombol ketika di klik
    BgSound: hutan (sesuai kategori)
    Animasi: daun bergerak (sesuai kategori)

    Ket:
    Saat user memilih kategori hewan darat, maka user akan masuk ke dalam materi hewan darat yang memiliki tampilan seperti pada gambar di samping. User dapat memilih hewan yang disukainya dan membaca materi singkat tetnang hewan tersebut.

    Tampilan Detail Materi Hewan Darat




    SFX: splash screen
    BgSound: hutan

    Animasi: window pop up

    Ket:
    Saat user memilih hewan yang ingin dibaca, maka akan muncul window pop up seperti pada gambar di samping, user dapat membaca materi singkat dan melihat gambar hewan, serta mendengarkan suaranya..

    Tampilan Game tipe 1




    SFX: splash screen
    BgSound: Musik fun

    Animasi: hewan yang ada di game

    Ket:
    Saat user selesai mempelajari materi tentang hewan, maka user dapat bermain game untuk mengevaluasi hasil belajar mereka, salah satu gamenya adalah tebak suara hewan.

    Tampilan Game tipe 2




    SFX: splash screen
    BgSound: Musik fun

    Animasi: hewan yang ada di game

    Ket:
    Contoh game yang lain adalah tebak nama, user diuji untk menginputkan nama sesuai gambar hewan yang ditampilkan

    Tampilan Score





    SFX: splash screen
    BgSound: Musik fun

    Animasi: pop up window

    Ket:
    Setelah menyelesaikan game, maka akan muncul score untuk user

    storyboard

    Storyboard Aplikasi

    Dasi Kreatif  |  at  8:37 AM

    Pengertian Storyboard
    Storybaord aplikasi merupakan gambaran atau visualisasi dari aplikasi yang akan dibangun. Hal ini diharapkan dapat mempermudah dalam proses pembuatan aplikasi karena dapat melihat acuan aplikasi melalui storyboard. Storyboard biasanya digunakan dalam pembuatan animasi, film, game, maupun media interaktif.

    Storyboard sangat penting dalam proses pembuatan aplikasi multimedia. Hal ini dikarenakan banyak manfaat dan keuntungan yang didapat ketika kita membuat storyboard. Salah satu keuntungannya adalah dapat melihat gambaran dari aplikasi yang akan dibuat. Selain itu kita juga dapat ditntun oleh storyboard dalam membuat aplikasi sehingga tidak perlu susah payah mendesain tampilan.

    Berikut merupakan contoh dari storyboard dari aplikasi game edukatif berbasis android:

    Tampilan Intro


    SFX: splash screen
    BgSound: Musik anak-anak
    Durasi: 5 detik
    Animasi: Logo bergerak-gerak, hewan-hewan menyapa

    Ket:
    Intro bertujuan untuk memberikan kesan takjub user saat pertama kali membuka game ini, selain itu bertujuan untuk memperkenalkan perusahaan pembuat game dan sponsornya.

    Tampilan Main Menu

    SFX: suara binatang-binatang
    BgSound: suasana hutan

    Animasi: rumput bergoyang, daun pohon tertiup angin, hewan bergerak-gerak

    Ket:
    Di menu utama ini terdapat 2 tombol utama, tombol sebelah kiri adalah materi, dan tombol yang kanan adalah permainan, sedangkan tombol kecil-kecil yang berada di pojok kanan bawah adalah tombol tambahan, seperi keluar, suara, dan setting.

    Tampilan Kategori Materi



    SFX: splash
    BgSound: aliran sungai di hutan

    Animasi: sinar matahari yang bergerak

    Ket:
    Tampilan ini merupakan tampilan ketika tombol materi yang ada di menu utama di klik, user akan disuguhi 3 macam materi, yaitu hewan darat, air, dan udara.

    Tampilan Materi Hewan Darat




    SFX: tombol ketika di klik
    BgSound: hutan (sesuai kategori)
    Animasi: daun bergerak (sesuai kategori)

    Ket:
    Saat user memilih kategori hewan darat, maka user akan masuk ke dalam materi hewan darat yang memiliki tampilan seperti pada gambar di samping. User dapat memilih hewan yang disukainya dan membaca materi singkat tetnang hewan tersebut.

    Tampilan Detail Materi Hewan Darat




    SFX: splash screen
    BgSound: hutan

    Animasi: window pop up

    Ket:
    Saat user memilih hewan yang ingin dibaca, maka akan muncul window pop up seperti pada gambar di samping, user dapat membaca materi singkat dan melihat gambar hewan, serta mendengarkan suaranya..

    Tampilan Game tipe 1




    SFX: splash screen
    BgSound: Musik fun

    Animasi: hewan yang ada di game

    Ket:
    Saat user selesai mempelajari materi tentang hewan, maka user dapat bermain game untuk mengevaluasi hasil belajar mereka, salah satu gamenya adalah tebak suara hewan.

    Tampilan Game tipe 2




    SFX: splash screen
    BgSound: Musik fun

    Animasi: hewan yang ada di game

    Ket:
    Contoh game yang lain adalah tebak nama, user diuji untk menginputkan nama sesuai gambar hewan yang ditampilkan

    Tampilan Score





    SFX: splash screen
    BgSound: Musik fun

    Animasi: pop up window

    Ket:
    Setelah menyelesaikan game, maka akan muncul score untuk user

    Monday, December 28, 2015

    Hallo, apa kabar?

    Dalam postingan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara memodifikasi object di dalam software Inkcape. Caranya tidak sulit dan bahkan sangat mudah jika kita menyimak artikel kali ini.

    Sebelum membahas lebih jauh tentang modifikasi object menggunakan Inkscape, alangkah baiknya kita harus tahu terlebih dahulu apa itu modifikasi. Jika dapat kita katakan dengan bahasa sendiri, maka modifikasi itu berarti kita mengubah bentuk object asli ke dalam bentu yang lainnya. Atau bisa juga merubah warna maupun atribut yang ada pada object tersebut. Akan tetapi dalam pembahasan kali ini kita hanya membatasi pada perubahan bentuk saja.

    Baiklah tidak perlu panjang lebar, mari kita simak pembahasan kali ini.

    Sebagai contohnya adalah kita membuat suatu object persegi panjang dengan tool yang ada di dalam inkscape. Tentu saja kita sudah tahu kan cara membuat persegi panjang. Kemudian agar object persegi panjang tersebut dapat dimodfikasi, maka perlu kita berikan sedikit pengaturan. Caranya adalah pilih object persegi panjang tersebut, lalu klik menubar Path -> Object to Path. Kemudian gunakan tool Edit Paths by Nodes (F2). Untuk membuat titik baru (node) maka dapat dilakukan dengan cara klik dua kali pada garis yang akan diberikan titiknya.

    edit path by node inkscape

    Selain cara di atas, kita juga dapat memanfaatkan fitur yang ada di dalam software Inkscape ini. Misalkan saja untuk menggabungkan dua buah objek, memotong object dengan object lain, atau teknik modifikasi lainnya. Sebagai contoh kita buat terlebih dahulu 2 buah object, yaitu persegi dan lingkaran. Kita potoh object persegi tersebut dengan object lingkaran. Sebelum memotong object persegi, pastikan bahwa letak object lingkaran berada di atas object persegi.

    arrange object inkscape

    Kemudian untuk memulai memotong object tersebut adalah seleksi kedua buah object, lalu klik menubar Path, pilih Difference. Maka object lingkaran akan memotong object persegi.

    Difference inkscape
    Tutorial

    Cara Memodifikasi Object di Inkscape

    Dasi Kreatif  |  at  4:38 AM

    Hallo, apa kabar?

    Dalam postingan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara memodifikasi object di dalam software Inkcape. Caranya tidak sulit dan bahkan sangat mudah jika kita menyimak artikel kali ini.

    Sebelum membahas lebih jauh tentang modifikasi object menggunakan Inkscape, alangkah baiknya kita harus tahu terlebih dahulu apa itu modifikasi. Jika dapat kita katakan dengan bahasa sendiri, maka modifikasi itu berarti kita mengubah bentuk object asli ke dalam bentu yang lainnya. Atau bisa juga merubah warna maupun atribut yang ada pada object tersebut. Akan tetapi dalam pembahasan kali ini kita hanya membatasi pada perubahan bentuk saja.

    Baiklah tidak perlu panjang lebar, mari kita simak pembahasan kali ini.

    Sebagai contohnya adalah kita membuat suatu object persegi panjang dengan tool yang ada di dalam inkscape. Tentu saja kita sudah tahu kan cara membuat persegi panjang. Kemudian agar object persegi panjang tersebut dapat dimodfikasi, maka perlu kita berikan sedikit pengaturan. Caranya adalah pilih object persegi panjang tersebut, lalu klik menubar Path -> Object to Path. Kemudian gunakan tool Edit Paths by Nodes (F2). Untuk membuat titik baru (node) maka dapat dilakukan dengan cara klik dua kali pada garis yang akan diberikan titiknya.

    edit path by node inkscape

    Selain cara di atas, kita juga dapat memanfaatkan fitur yang ada di dalam software Inkscape ini. Misalkan saja untuk menggabungkan dua buah objek, memotong object dengan object lain, atau teknik modifikasi lainnya. Sebagai contoh kita buat terlebih dahulu 2 buah object, yaitu persegi dan lingkaran. Kita potoh object persegi tersebut dengan object lingkaran. Sebelum memotong object persegi, pastikan bahwa letak object lingkaran berada di atas object persegi.

    arrange object inkscape

    Kemudian untuk memulai memotong object tersebut adalah seleksi kedua buah object, lalu klik menubar Path, pilih Difference. Maka object lingkaran akan memotong object persegi.

    Difference inkscape

    Monday, November 30, 2015

    Inkscape merupakan perangkat lunak pengolah gambar vektor yang bersifat gratis dan open source. Dengan menggunakan Inkscape, kita dapat berkarya dengan bebas dan menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Penjelasan lebih detail mengenai inkscape ini dapat dilihat di artikel yang khusus membahas tentang software Inkscape.

    Pada postingan kali ini, hal yang kita bahas adalah cara memotong gambar atau crop gambar dengan menggunakan perangkat lunak Inkscape. Jadi crop itu sendiri adalah memotong gambar sehingga hasilnya sesuai dengan keinginan kita, itu pengertian simpel versi penulis, he he. Misalnya kita ingin mengambil bagian tertentu dari sebuah gambar, maka dapat menggunakan teknik crop atau seleksi ini. Teknik cropping yang dibahas kali ini adalah lebih dekat kepada masking. Jadi bisa juga dikatakan sebagai teknik masking.

    Cara crop di Inkscape cukup simpel dan mungkin saja ada sebagian dari kita yang belum tahu. Untuk memulai cropping, tentu saja harus ada bahan atau gambar yang akan di crop. Sebagai contohnya adalah kita import sebuah gambar ke dalam aplikasi inkscape. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:

    1.Pastikan sudah membuka aplikasi inkscape dan telah mempunyai objek gambar yang akan diseleksi atau crop.



    crop_inkscape_1
    2.Seperti terlihat pada gambar di atas, kita akan mencoba seleksi huruf F sehingga kita akan mendapatkan huruf F itu ter cropping atau termasking. Untuk memulainya kita dapat menggunakan tool Draw Bezier Curves and Straight Lines (Shift+F6) yang terletak di toolbox di sebelah kiri workspace atau area kerja Inkscape. Kemudian memulai menggambar pola dari huruf F yang akan di crop dan coba di beri Fill atau warna terserah, misal warna ungu.


    crop_inkscape_2
    3.Setelah selesai membuat pola huruf F, kita kembali menggunakan tool Select and Transform Object (F1). Selanjutnya seleksi kedua objek gambar dan objek pola huruf F yang baru saja dibuat, caranya dapat dengan menekan tombol Shift untuk memilih lebih dari satu objek.

    4.Untuk melakukan Crop, klik menubar Object > Clip > Set.


    crop_inkscape_3
    5.Akhirnya huruf F dapat kita dapatkan.


    crop_inkscape_4
    Cukup mudah bukan? Jadi inkscape memang sangat mudah untuk digunakan, tinggal kita mau belajar lebih serius atau tidak. Hal itu tergantung pada diri kita sendiri, he he. Tunggu tutorial dan artikel menarik selanjutnya ya, tetap di Freedanaku.com.
    Tutorial

    Cara Crop di Inkscape

    Dasi Kreatif  |  at  4:40 PM

    Inkscape merupakan perangkat lunak pengolah gambar vektor yang bersifat gratis dan open source. Dengan menggunakan Inkscape, kita dapat berkarya dengan bebas dan menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Penjelasan lebih detail mengenai inkscape ini dapat dilihat di artikel yang khusus membahas tentang software Inkscape.

    Pada postingan kali ini, hal yang kita bahas adalah cara memotong gambar atau crop gambar dengan menggunakan perangkat lunak Inkscape. Jadi crop itu sendiri adalah memotong gambar sehingga hasilnya sesuai dengan keinginan kita, itu pengertian simpel versi penulis, he he. Misalnya kita ingin mengambil bagian tertentu dari sebuah gambar, maka dapat menggunakan teknik crop atau seleksi ini. Teknik cropping yang dibahas kali ini adalah lebih dekat kepada masking. Jadi bisa juga dikatakan sebagai teknik masking.

    Cara crop di Inkscape cukup simpel dan mungkin saja ada sebagian dari kita yang belum tahu. Untuk memulai cropping, tentu saja harus ada bahan atau gambar yang akan di crop. Sebagai contohnya adalah kita import sebuah gambar ke dalam aplikasi inkscape. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:

    1.Pastikan sudah membuka aplikasi inkscape dan telah mempunyai objek gambar yang akan diseleksi atau crop.



    crop_inkscape_1
    2.Seperti terlihat pada gambar di atas, kita akan mencoba seleksi huruf F sehingga kita akan mendapatkan huruf F itu ter cropping atau termasking. Untuk memulainya kita dapat menggunakan tool Draw Bezier Curves and Straight Lines (Shift+F6) yang terletak di toolbox di sebelah kiri workspace atau area kerja Inkscape. Kemudian memulai menggambar pola dari huruf F yang akan di crop dan coba di beri Fill atau warna terserah, misal warna ungu.


    crop_inkscape_2
    3.Setelah selesai membuat pola huruf F, kita kembali menggunakan tool Select and Transform Object (F1). Selanjutnya seleksi kedua objek gambar dan objek pola huruf F yang baru saja dibuat, caranya dapat dengan menekan tombol Shift untuk memilih lebih dari satu objek.

    4.Untuk melakukan Crop, klik menubar Object > Clip > Set.


    crop_inkscape_3
    5.Akhirnya huruf F dapat kita dapatkan.


    crop_inkscape_4
    Cukup mudah bukan? Jadi inkscape memang sangat mudah untuk digunakan, tinggal kita mau belajar lebih serius atau tidak. Hal itu tergantung pada diri kita sendiri, he he. Tunggu tutorial dan artikel menarik selanjutnya ya, tetap di Freedanaku.com.

    General

    © 2013 Free Dan Aku. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9